Gerard Pique Manusia Biasa, Dia Menderita

  • Share
Gerard Pique Manusia Biasa, Dia Menderita

Wartasidik.co.id – Presiden Barcelona Joan Laporta memberikan pembelaan bagi pemain veteran Los Cules, Gerard Pique. Pembelaan tersebut diberikan Laporta dalam rapat direksi klub yang digelar, Kamis (16/6/2022) malam waktu setempat.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa bulan terakhir Gerard Pique menjadi sorotan banyak pihak. Diawali dengan bocornya pembicaraan Pique dengan Presiden RFEF Luis Rubiales hingga perselingkuhannya yang menjadi headline media massa.

Perselingkuhan Pique, yang kabarnya dengan ibu salah satu pemain Barcelona, menjadi penyebab pecahnya rumah tangga pemain itu dengan Shakira yang telah terbina lebih dari 10 tahun.

Shakira dan Gerard Pique. (Josep Lago / AFP)

Terlepas dari apa yang terjadi, Laporta mengatakan jika Pique adalah manusia biasa, dan saat ini bek 35 tahun itu menderita.

Baca Juga:
5 Hits Bola: Profil Mufida, Dokter PSIS Semarang yang Curi Perhatian Warganet

“Pique menderita. Untuk semua uang dan ketenaran yang bisa Anda miliki, mereka [pesepakbola] adalah manusia,” kata Laporta.

“Dia adalah seorang kapten dan dia masih memiliki banyak hal untuk diberikan. Gerard berkomitmen,” sambungnya dikutip Football Espana, Jumat (17/6/2022).

“Dia pantas mendapatkan cinta dari cules,” lanjut Laporta kepada Sport.

“Jangan memperhatikan berita yang keluar, dia orang baik.”

Laporta juga menjelaskan bahwa Pique punya pilihan untuk membuat musim panas ini antara minatnya menjadi pengusaha penuh waktu atau tetap menjadi pesepakbola profesional.

Baca Juga:
Lepas Dani Alves, Barcelona Siap Boyong Cesar Azpilicueta ke Camp Nou

Diberitakan sebelumnya, pelatih Xavi Hernandez khawatir dengan kesibukan Pique sebagai pengusaha akan memengaruhi fokusnya di lapangan bersama Barcelona.

“Dia telah memilih untuk terus menjadi pesepakbola sebelum menjadi pengusaha,” ujar Laporta.



#Gerard #Pique #Manusia #Biasa #Dia #Menderita

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.